Minggu, 23 September 2018

REFLEKSI DIRI (PAI)


Iman, atau percaya dengan rukun iman yang harus dilakukan yaitu sebelum menjadi muslim, kita harus menjadi mukmin yang yakin dan percaya dengan Allah. Mengakui satu-satunya tuhan hanya Allah, yang menjaga dan memelihara. Allah yang satu-satunya menciptakan kehidupan dan satu-satunya yang kita sembah. Hal ini berada di surah Al-Ikhlas ayat 1 yang berarti Allah maha esa.

            Islam dapat diartikan damai atau selamat. Syarat untuk menjadi Islam yaitu mengikrarkan syahadat. Orang yang sudah mengikrarkan syahadat, sudah dapat dibilang menjadi orang islam yang resmi, dan melewati masa beriman yang percaya dengan Allah. Al-Qur’an merupakan kitab terakhir dari Allah SWT yang menjadi penyempurna kitab-kitab Allah yang sebelumnya. 

            Ihsan yaitu orang islam yang beriman yang sudah benar-benar menyembah Allah seolah-olah dapat melihat Allah. Hal ini merupakan fase orang itu benar-benar menjadi muslim yang mendekati sempurna. Ihsan dapat dimasukkan ke dalam kategori memercayai Allah lebih dari apapun hingga mengaplikasikan Allah ke dalam hatinya lebih dari siapapun dan seseorang yang sudah dapat menjaga tangan dan lisannya.

            Di dunia ini, banyak sekali seorang muslim yang sudah berada di fase iman dan islam. Fase dimana kita semua percaya bahwa Allah itu ada dan Allah hanya satu-satunya tuhan di alam ini, yang menciptakan alam semesta dan seisinya. Tetapi, baru segelintir orang yang berada di fase ihsan, fase dimana kita percaya Allah seolah-olah bisa melihat-Nya dan selalu mengingat Allah setiap detiknya hingga berhati-hati dalam bertindak dan selalu memikirkan tindakannya apakah berefek di kehidupan selanjutnya di akhirat. 

            Sedangkan, saya juga masih berada di fase iman dan islam. Saya memercayai bahwa Allah itu hanya satu-satunya tuhan seluruh alam yang menciptakan kehidupan, dan Allah satu-satunya yang saya sembah. Saya merasa masih sangat jauh untuk mencapai fase ihsan, karena saya masih sering menunda shalat, sering mengecewakan orang-orang, dan sering mengecewakan Allah. Tetapi saya berusaha sekuat mungkin untuk menjadi seorang muslim yang lebih baik lagi.

Rabu, 05 September 2018

5 Sosok Pebisnis Wanita Sukses

Di era modern ini, kesuksesan dalam bisnis bukan cuma milik para lelaki saja tetapi banyak juga wanita yang berhasil membuktikan diri untuk sukses di dunia bisnis ke khalayak luas.

Bukan hanya sekedar jadi peramai di dunia bisnis, 5 sosok wanita inspiratif ini berhasil membangun bisnis yang sangat berpengaruh di dunia. Mereka membuktikan, segala tantangan yang dihadapi wanita untuk menjadi pengusaha dapat dihadapi dengan kegigihan. Siapa saja mereka?

Sara Blakely, 46 Tahun

Sara_Blakely_wiki
     Walau sudah berusia 46 tahun, sampai saat ini Sara Blakely masih memiliki tampilan layaknya anak muda. Dirinya menjadi salah satu pebisnis sukses di dunia karena berhasil mendirikan Spanx, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha fashion khususnya celana dan leggings.
Pada tahun 2012, perempuan kelahiran Florida, Amerika Serikat tersebut berhasil masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

Gisele Bundchen, 36 tahun

GiseleBundchen_wiki
     Memiliki paras yang sangat cantik dan menarik, Gisele Caroline Bundchen yang lahir pada 20 Juli 1980 silam merupakan salah satu wanita terkaya Indonesia. Model dan artis dari Brazil tersebut pernah menjadi salah satu model dengan bayaran tertinggi sejagat raya.
     Gisele pun memulai bisnis sendiri di bidang kecantikan, Sejaa yang mengeluarkan produk kecantikan dan perawatan kulit.

Tory Burch, 50 tahun

Tory Burch
     Bagi kamu para wanita penggemar tas tentu tidak asing lagi dengan nama Tory Burch. Yup, produk tas Tory Burch memang memiliki kualitas terbaik dan desain yang sangat menarik di kelasnya. Dibalik kesuksesan brand tersebut, ada seorang wanita hebat yang namanya dijadikan merk tersebut, lho.
     Tory Robinson a.k.a Tory Burch saat ini sudah menyentuh usia kepala lima, dirinya menjadi salah satu wanita paling sukses di dunia dan memiliki kekayaan hingga mencapai US$ 1 miliar.

Arianna Huffington, 66 tahun

Arianna_Huffington
     Kamu sering membaca berita atau artikel Huffington Post? Nah, Arianna Huffington adalah pendiri sekaligus editor in chief dari The Huffington Post yang sekarang dimiliki oleh AOL.
     Walau dirinya sudah terbilang cukup berusia, Arianna maish sangat produktif. Bahkan dirinya berhasil mengekspansi bisnis yang dimilikinya di Jepang, Canada, Britania Raya, Prancis, Spanyol dan Italia.

Yang Lan, 49 tahun

Yang_Lan
     Bukan hanya dari negeri barat saja, tetapi benua Asia pun juga memiliki sosok wanita pebisnis hebat yang memiliki kesuksesan dalam skala besar. Yang Lan, dirinya merupakan salah satu pendiri dari media di Cina besar bernama Sun Media Group.
     Yang Lan bukan hanya menjadi sosok di belakang panggung, tetapi juga kerap kali tampil di depan panggung sebagai host, bahkan seorang jurnalis senior. Dirinya dijuluki sebagai the Oprah of China.

sumber

BAGAIMANA PERANAN MANAJEMEN?



    

Satu fenomena yang sangat menarik pada pertengahan dan akhir abad ke-20 ini ialah bertumbuh dan berkembangnya peranan manajemen profesional di hampir segala sektor kehidupan. Peranan manajemen profesional ternyata tidak hanya di bidang bisnis tetapi juga di bidang organisasi sosial, partai dan bahkan disebut-sebut di bidang pemerintahan. Peranan ini diikuti pula oleh perkembangan ilmu manajemen yang sangat pesat mengalahkan cabang atau disiplin lain. Demikian juga jumlah buku manajemen yang terbit terbilang ratusan judul setiap tahunnya. Peter Drucker dengan gagah menyebut bahwa "manajemen adalah alternatif terhadap tirani".

     Seterusnya dia menyebut: "... pandangan tradisional dari ahli ekonomi yang memandang pembangunan sebagai sekadar fungsi dari penabungan dan investasi modal tidaklah memadai. Penabungan dan investasi modal tidak menghasilkan manajemen yang bertanguung jawab dan petumbuhan ekonomi". Sebaliknya, menurut P. Drucker, "manajemen menghasilkan pertumbuhan sosial dan ekonomi dan bersamaan dengan itu juga penabungan dan investasi modal... Negara berkembang bukanlah kurang berkembang melainkan kurang manajemen." (Peter F. Drucker, ibid., hlm 12-13).

     Pada saat ini di mana-mana orang mencari tenaga kerja manajer profesional. DI beberapa perusahaan besar tertentu berkumpul para manajer yang kemampuannya dapat mengelola bisnis besar dan modern yang jumlah omsetnya per tahun melebihi jumlah Anggaran Belanja dan Pembangunan Indonesia. Banyak menteri negara modern direkrut dari manajer profesional. Fakta kongret, berkat peran manajemen profesional telah berhasil mengubah citra banyak perusahaan dari sistem kapitalis kolot menjadi perusahaan modern dan menjalankan tanggung jawab sosial secara berencana dan konsekuen. Bahkan ada pemeo mengatakan bahwa sebenarnya manajemen telah berubah menjadi kelas tersendiri dan menjadi "bintang-bintang" yang menentukan jalannya sejarah peradapan, terutama dilihat dari kacamata ekonomi dan teknologi. Tanpa mereka, oemilik dan pemilik saham tidak dapat berbuat apa-apa. Pihak penguasa dalam mengambil keputusan sering harus lebih dahulu merundingkannya dengan wakil manajemen dari perusahaan raksasaa. Fenomena baru bahwa banyak otak-otak terpilih dan cerdas memilih kariernya di manajemen perusahaan dan tidak di politik atau pemerintahan.

     Berdasarkan fenomena diatas, kita dapat menyebut bahwa di manajemen perusahaan berkumpul orang-orang mampu, kreatif, dan potensial. Berkat pendidikan yang baik serta pengembangan staf perusahaan yang berencana dan terus menerus, telah berhasil membentuk manajer manjadi orang yang berpikir ke depan, kritis dan juga melaksanakan manajemen partisipasif. Mereka pada dasarnya tidak melulu memihak pemilik, tetapi juga mengakui dan melaksanakan hak buruh secara profesional dan sesuai peraturan perusahaan yang disepakati.

      Manajer yang pada dasarnya adalah para intelektual perlu merumuskan peran mereka dalam menyelamatkan peradaban dann menanggulangi masalah sosial. Lebih jauh lagi berkat kekuasaan yang mereka miliki juga dituntut untuk ikut memerhatikan dan menyelamatkan masa depan umat manusia, baik dari segi sumber alam, produksi kebutuhan pangan, pengurangan produksi senjata atom dan kimia, maupun menyumbang terhadap pemeliharaan dan mengembangkan kebudayaan. Dapat diasumsikan bahwa manajemen modern di Indonesia dapat melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dan mendekatkan cita cita Pasal 33 UUD 1945 secara konkret.

sumber

Selasa, 04 September 2018

KONGLOMERAT INDONESIA

Penulis: Kwik Kian Gie, B.N. Marbun

Penerbit: Pustaka Sinar Harapan

Halaman: 104

Ukuran: 21 cm

Tahun: 1990


KONGLOMERAT INDONESIA

 
Awal Pelita V: Kehidupan ekonomi dan bisnis Indonesia ditandai dengan polemik prokontra yang hangat mengenai fenomena pertumbuhan dan perkembangan konglomerat Indonesia yang pesat.

     Konglomerat bukan sekedar pengelompokan dunia usaha ke tangan sejumlah kecil pengusaha kuat. Justru tujuan utamanya membuat keuntungan pribadi dan bukan untuk kemakmuran seluruh bangsa. Konglomerat juga memunyai kecenderungan mencaplok perusahaan kecil dan menengah. Apabila konglomerat sudah menguasai 40% pangsa pasar, maka konglomerat sudah termasuk kategori yang membahayakan kepentingan umum.

     Menteri keuangan J.B. Sumarlin berkali-kali menegaskan bahwa yang diuntungkan dengan adanya konglomerat justru perekonomian nasional dan masyarakat luas. Sebab, disamping lebih efesien, skala kemampuan produksi perusahaan lebih diperbesar, sehingga kian menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, konglomerat diperlukan untuk memerkuat daya saing Indonesia di pasaran internasional.

     Masalah mendasar bagi negara Indonesia ialah bagaimana dengan pola lisensi istimewa yang diberikan kepada beberapa pengusaha tertentu dengan berbagai alasan yang bersifat politis. Secara tradisional, masyarakat Indonesia memang selalu menaruh prasangka dan curiga terhadap orang kaya. Dr. Onghokham menyebut kepercayaan masyarakat dan keyakinan bahwa orang kaya pasti memerolehnya secara tidak wajar dan dulu dianggap memelihara tuyul.

     Di negara berkembang, keyakinan itu bermetamorfosa menjadi tuyul modern. Tuyul ini terlahir dari backup persekongkolan antara birokrasi dan kapitalis semu (ersatz capitalist), yang menjadi tesis dari para sarjana barat dan Jepang yang meremehkan kemampuan negara berkembang termasuk Indonesia.

     Jalan keluar terbaik bagi negara Indonesia adalah amnesti politik bagi seluruh konglomerat semu.


Dari seluruh materi yang saya baca, saya menyimpulkan:

- Kekurangan
1. Buku ini kurang jelas penjelasannya karena memakai kata-kata yang kurang sulit dipahami oleh pembaca.
2. Kalimat yang di ulang-ulang dan tidak efektif.
3. Karena cetakan lama, EYD tidak sesuai.
4. Cover yang tidak menarik.
5. Isi buku yang sudah sangat tua

- Kelebihan
1. Membahas secara detail tentang konglomerat Indonesia.
2. Banyak bukti yang diikutkan di dalam buku.
3. Mudah dibawa kemana-mana.
4. Sangat menambah pengetahuan.
5. Memiliki solusi yang jelas dan jalan keluar menghadapi permasalahannya.

     Buku ini sangat berguna bagi mahasiswa yang berada di ruang lingkup Ekonomi atau Sosial. Karena disini meliputi banyak permasalahan sosial dan cara mengatasinya. Banyak sekali anjuran agar kita dapat menjadi orang sukses dengan cara yang baik dan tidak merugikan orang lain,


preferences
preferences 2
preferences 3

 

REFLEKSI DIRI (PAI)

Iman, atau percaya dengan rukun iman yang harus dilakukan yaitu sebelum menjadi muslim, kita harus menjadi mukmin yang yakin dan percaya...